Kesibukan Menjadi Prioritas

Assalamu’alaikum wr.wb

Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman tentang sahabat saya, yuk langsung aja baca ceritanya ­čÖé

Ketika sahabatku melihat orang lain yang hidup bahagia dengan orang tuanya dari kecil, malah beda dengan yang dialami oleh sahabatku tersebut. Yang Dia rasakan hanya bisa berharap bahagia bersama keluarganya tetapi kenyataanya tidak bisa, terkadang yang dia pikirkan mungkin mereka tidak mementingkan dan tidak menggap bahwa dia ada, karena sibuk dengan pekerjaan mereka. Rasa ingin memeluk ibu seakan tak pernah dia rasakan karena sedari kecil belum pernah mengenal kehadirannya , ada  seseorang yang datang mengakui bahwa beliau adalah ibunya tetapi dia merasa asing dengan yang mengakui ibunya, karena dia tidak begitu banyak hadir di masa kecilnya yang hidup hanya di titipkan dengan seorang nenek yang sudah dia anggap sebagai ibunya . Perlahan dia harus tau mereka sibuk begitu juga nantinya untuk dia juga tetapi dia juga cemburu dengan orang lain yang bisa bercanda tawa dengan keluarganya yang selalu hangat disetiap waktunya, kecemburuannya seakan egois tidak memikirkan apa yang mereka sedang lakukan untuk masa depannya hanya mempunyai rasa seperti orang lain karena tidak semua keluarga itu selalu begitu mungkin yang dia pikirkan hanya dia yang berbeda dengan yang lain, dan dia harus terus berpikir positif yang membuat hari-harinya  selalu ramai dengan teman walaupun keluarganya tak begitu hangat dan cenderung penuh pertikaian kecil.

Mungkin hanya itu yang dapat saya ceritakan tentang pengalaman sahabat saya, kurang lebihnya mohon maaf

Wassalamu’alaikum wr.wb

Leave a Reply